Langsung ke konten utama

[LENGKAP] PERIBAHASA/ UNGKAPAN YANG DIPELESETIN CAK LONTONG



Cak lontong dengan lawakannya yang khas sering memelesetkan peribahasa/ ungkapan, berbeda dengan komedian lain yang pada umumnya menggunakan pantun sebagai bahan lawakan. Menurut pemilik nama asli Lies Hartono ini, merubah sesuatu hal yang telah dikenal orang menjadi sesuatu yang berbeda, bisa jadi akan menjadi hal yang lucu.


Berikut adalah beberapa peribahasa/ Ungkapan  yang menjadi “korban” pelesat Cak Lontong:




P E R I B A H A S A / UNGKAPAN ASLI

VERSI CAK LONTONG
1
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh

·         Bersatu kita teguh, berdua kita tiga
·         Bersatu kita teguh berempat kita lima
2
Hujan emas di negeri orang, Hujan batu di negeri sendiri

·         Hujan emas di negeri orang, enak yang di negeri itu dong!
·         Hujan Mas di negeri orang, Iya mbak mungkin lagi musim hujan.
3
Lain ladang Lain belalang, Lain lubuk lain ikannya

·         Lain ladang lain belalang,lain lubuk  lain kali jangan di ulang
·         Lain ladang lain belalang,lain Lu Buk, Lain gue Pak!
4
Bagai makan buah simalakama

Bagai makan buah sima dan lakama
5
Buruk muka cermin dibelah

Buruk muka, lah cerminnya sebelah
6
Mulutmu harimaumu

Jempolmu Harimaumu
7
Dimana ada gula, disitu ada semut

·         Dimana ada gula…  ya disitu ada gula
·         Ada gula, ada semut, ada apalagi?
8
Berakit-rakit ke hulu, Berenang-renang ketepian

·         Berakit-rakit ke hulu, berenam-enam ke tujuh
·         Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepi…anda berarti selamat
9
Bukan salah bunda mengandung

Bukan salah bunda mengandung, tapi bapak bisa saja salah
10
Air beriak tanda tak dalam

Air beriak tanda ada yang tenggelam
11
Hemat pangkal kaya, Rajin pangkal pandai

Hemat pangkal kaya, Rajin pangkal pandai, ujung pangkal apa?
12
Maling teriak maling

Maling teriak, maling lain dengar ngga?
13
Bagai mencoreng arang di muka sendiri

Mencoreng arang di muka sendiri, masa ga boleh?
14
Main air basah, main api terbakar (lecur)

·         Main air basah, main bola capek
·         Main Air basa, main api basi
15
Bagai musang berbulu ayam

Bagai musang berbulu, dicukur malah lebih keren
16
Gajah di depan mata tak tampak, semut diseberang lautan tampak

Gajah diseberang lautan tampak seperti semut di depan mata.
17
Seperti membeli kucing dalam karung

Seperti membeli karung, eh... dalemnya ada kucing
18
Tong kosong nyaring bunyinya

·         Tong kosong nyaringin bunyinya.
·         Tong kosong nyaring, yang mukul siapa?
19
Dalamnya laut dapat diduga (ukur), dalamnya hati siapa yang tahu.

Dalamnya laut dapat di duga, daleman orang apa warnanya?
20
Serupa tapi tak sama

Serupa tapi tak beda
21
Bagai katak dalam tempurung

Bagai tempurung di dalamnya ada katak
22
Waktu adalah uang

Uang adalah waktu
23
Menepuk air didulang, terpecik muka sendiri

Menepuk air di dulang, ternyata salah orang
24
Asam di gunung, garam di laut, bertemu di belanga.

Asam di gunung, garam di laut, yang lain dimana?
25
Sedia payung sebelum hujan

Sedia payung sebel… Om hujan!
26
Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya

Buah jatuh tidak jatuh dari pohon
27
Siapa cepat dia dapat

Siapa cepat dia dapat diperlambat
28
Lepas dari mulut buaya jatuh ke mulut macan

Lepas dari mulut buaya, masukke kebun binatang bayar berapa?
29
·         Setinggi-tinggi bangau terbang, kembalinya ke kubangan (juga)
·         Sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan terjatuh juga.

Setinggi-tinggi tupai melompat, lebih tinggi bangau terbang
30
Sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan terjatuh juga.

Setupai-tupainya pandai  melompat, daripada kita sering jatuh
31
Dunia tak selebar daun kelor

Dunia tak selebar daun, apalagi batang
32
Tak kenal maka tak sayang

Tak kenal Makatak, tak apalah yang penting kenal ama orang. (Nb: Makatak: nama org)
33
Lempar batu sembunyi tangan

Lembar Batu sembunyi tang…..aneh!
34
Siapa yg dekat dgn penjual minyak wangi maka ia akan terciprat wanginya

Berteman dengan tukang minyak wangi, naik haji
35
Air cucuran atap, jatuhnya di pelimbahan juga

Air cucuran atap jatuhnya di pelimbahan juga, boleh kan?













 COMING

 SOON








Postingan populer dari blog ini

LAGU ANAK Terimakasih Tuhan (Joshua), Sirik (OST. Joshua Oh Joshua), Lihat Kebunku, Gembala Sapi

TerimaKasih Tuhan Voc: Joshua Suherman Terimakasih Tuhan, kuucapakan Atas bimbingan dan karuniamu Sehingga aku bisa menghadapi sgala cobaan Namun aku tetap ingat padamu...             Terimakasih ibu dan bapakku             Atas dorongan semangatmu             Sehinngga aku tetap bisa bersekolah             Walau rasanya sungguh susah Terimakasih juga guru-guruku Yang tak pernah lelah mengajariku Terimakasih juga teman-temanku Yang tak pernah henti menghiburku. Untuk Lirik Lagu dan download MP3 Original sountrack Joshua Oh Joshua Lainnya, klik, DISINI Lihat Kebunku Lihat Kebunku, penuh dengan bunga Ada yang putih dan ada yang merah Setiap hari ku siram semua Mawar melati semuanya indah.   ...

ORIGINAL SOUNTRACK JOSHUA OH JOSHUA LIRIK LAGU (DOWNLOAD JUGA MP3-NYA)

   SOUNDTRACK  Joshua Oh Joshua #1 Lagu Andai AKu jadi Kaya ( Joshua Suherman ft Mega Utami )                                       Andai aku jadi kaya Punya uang sejuta-juta Kan ku beli banyak gitar (untuk apa?) Kan ku sewakan pada pengamen-pengamen ANdai aku jadi kaya Punya uang sejuta-juta Kan ku ajak ayah dan Bunda (Kemana?) Kemana aja, namanya juga orang kaya… Duh.. enaknya jadi orang kaya Beli apa juga bisa Pergi kemana saja bisa (Bisa kaya gak kita ya?) Bisa….. Pasti bisa Asal kita rajin bekerja Bisa….. Pasti bisa Asal rajin menggapai cita Lagu Andai AKu jadi Kaya Andai aku jadi kaya Punya uang sejuta-juta Kan ku beli banyak gitar (untuk apa?) Tak sewa no pengamen-pengamen, Rek.. Untuk download lagu MP3-nya silahkan klik, DISINI ...

LATIHAN MAKHARIJUL HURUF, SIFAT DAN HUKUM-HUKUM HURUF HIJAIYAH

doc. Pribadi Idhar/ Jelas أَنِىأً مَئِىأً الْمُؤْنِ مِنَ أَاْنَ أَنِ أُوْ أَنْ أَاإِىْ أُوْ باَءْ 1 Iqlab/ Mengubah بَنِباً مَبِىباً الْمُبْنِ مِنَ بَبْنَ بَنِ بُوْ بَنْ بَابِىْ بُوْ بَبْ 2 Ikhfa’ A’la/ Aqrab تَنِتاً مَتِتاً الْمُتْنِ مِنَ تَتْنَ تَنِ تُوْ تَنْ تَاتِىْ تُوْ بَتْ 3 Ikhfa’ Ausath ثَنِثاً مَثِثاً الْمُثْنِ مِنَ ثَثْنَ ثَنِ ثُوْ ثَنْ ثَاثِىْ ثُوْ بَثْ 4 Ikhfa’ Ausath جَنِجاً مَجِجاً الْمُجْنِ مِنَ جَجْنَ جَنِ جُوْجَنْ جَاجِىْ جُوْ بَجْ 5 Idhar/ Jelas حَنِحاً مَحِحاً الْمُحْنِ مِنَ حَحْنَ حَنِ حُوْ حَنْ حَاحِىْ حُوْ بَحْ 6 Idhar/ Jelas خَنِخاً مَخِخاً الْمُخْنِ مِنَ خَخْنَ خَنِ خُوْ خَنْ خَاخِى...

BERPIKIR KRITIS ITU KARENA DILATIH

  Doc. Pribadi Aku ingat saat pertama bertanya di SD kelas tiga. Pertanyaannya sangat sederhana,  bahkan cenderung receh, "Kenapa saat satu baskom nasi dipindah ke piring jadi menggunung, sedangkan jika air yang dipindah begitu malah tumpah?" Jawaban guru itu sangat membekas sampai saat ini, "Masa gitu aja ga tau?" Lalu tertawa dan diikuti tawa teman-teman di kelas. Reaksiku saat itu? BINGUNG. Bertanya-tanya kenapa mereka tertawa? Apa pertanyaannya salah? Atau aku yang salah karena bertanya? Guru itu tak pernah memberi jawaban, sampe aku menemukan jawabannya saat kelas lima di Bab Benda Padat, cair dan gas. Saat SMP pun, hampir serupa setiap bertanya "Kenapa seperti ini?" jawabannya kurang lebih "Ya dari sononya emang begitu," atau nanya ke senior "Kenapa harus begini?" jawabannya seakan nyari aman, "Soalnya kata Bu ini, kata Pak ini begitu," Bahkan pernah bertemu dengan guru yang kalau ditanya akan bilang, "banyak bertan...

DIARY TENTANG FAY - CERPEN REMAJA

  Ilustrasi: Pinterest 07/01, Fay bersikap aneh. Semalam ia menghilang tanpa siapapun tau dimana ia berada. Ia membuat khawatir semua orang, tapi ia tak paduli. Baginya akhir-akhir ini dunia membautnya pusing dan tak mengerti. Mmebuat ia harus mengambil sikap paling kekaknakan yang ada dakam dirinya, yakni kabur dari siapapun yang mengenalnya. Siapa sangka? Tanpa dinyana, Fay menginap di rumah seorang yang bahkan sedikitpun tak dikenalnya. Ia bilang ia menginap di rumah itu karen ada tema y6nag mengjaknya. Kesempatan bagus, karena ketika ia berada di tempat asing, ia selalu merasa memasuki dunia baru. Semalman di tempat asing itu, Fay kembal8i berfikir tentang Elisa, seseorang yang selalu mengganggu membuatnya kesal walau gadis itu hanya tersenyum padanya. Baginya Elisa adalah kumpulan dari semua sifat yang tidak disukainya didunia ini. Elisa cantik, tapi bukan itu yang emmbuatnya kesal. Tapi sikap Elisa yang menunjukkan seolah ia tak puas denga dirinya sendiri. Ia dikenal baik, ta...