Langsung ke konten utama

CARA MUSA "HAFIDZ INDONESIA" LA ODE ABU HANIFAH MENGHAFAL AL-QURAN USIA DINI

Semua program menghafal Musa dilakukan mandiri oleh Abu Musa di rumah saja.

Berikut adalah bagaimana Musa menghafal al-Quran di usianya yang masih belia:
  1. Pada awalnya Musa kata beliau juga sulit menghafal sebagaimana umumnya anak, namun dengan ketekunan akhirnya hafal juga. Kunci paling penting adalah Murajaahnya alias mengulang-ulang hafalan. Perlu diketahui juga Abu Musa tidak hafal semua itu, namun bisa menjadikan Musa hafal dengan kuat. 
  2. Pergaulan dijaga. Bisa dikatakan Musa kurang bergaul dengan banyak anak, karena memang niat abinya untuk menjaga hafalan. 
  3. Televisi jauh jauh dah. Musa sangat dijaga jangan sampai nonton televisi. Bukti, pas ana ngobrol dengan beliau di ruang tunggu kebetulan pas di depan televisi beliau minta pindah. Pindah yuk, akh. Takut Musa nantinya lihat televisi, kata beliau. 
  4. Makanan dijaga. Sari kurma, madu dan propolis selalu diberikan kepada Musa dan adik-adiknya. Menghafal membutuhkan banyak energi! 
  5. Rutinitas harian Musa adalah: pagi setengah jam sebelum subuh, tahajud menjadi imam untuk adik-adiknya. Kemudian Subuh berjamaah di masjid. Setelah Subuh murajaahnya sampai jam 9 pagi. Musa kuat murajaah 10 juz dalam sehari secara rutin.  
  6. Jam 9-10 Makan pagi dll. 
  7. Jam 10-Dhuhur: Tidur siang. Tidur ini hukumnya wajib untuk Musa. 
  8. Habis Dhuhur nambah hafalan baru sampai Ashar. 
  9. Bada Ashar sekarang Musa sedang menghafal Bulughul Maram. 
  10. Jam 5-maghrib: Waktu bermain 
  11. Maghrib-Isya: Ikut taklim abinya. Sebelum Abinya nyampaikan taklim, Musa mengawali dengan membaca hafalannya. Dan terkadang hadirin dipersilakan bertanya mengetes. Ini berjalan hampir setiap hari.
Dan unik dan kadang bikin geli, banyak sekolah-sekolah yang mengundang Musa dan ayahnya, dan pengin belajar cara menghafal. Padahal semua tahu, Musa kan 'tidak sekolah'. Jadi yang sekolah malah belajar sama yang 'tidak sekolah'.


Sumber: fb Ustd. Yusuf Mansur 
dari Ustadz Rohmanto Abu Al Laits hafidzohullah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ORIGINAL SOUNTRACK JOSHUA OH JOSHUA LIRIK LAGU (DOWNLOAD JUGA MP3-NYA)

   SOUNDTRACK  Joshua Oh Joshua #1 Lagu Andai AKu jadi Kaya ( Joshua Suherman ft Mega Utami )                                       Andai aku jadi kaya Punya uang sejuta-juta Kan ku beli banyak gitar (untuk apa?) Kan ku sewakan pada pengamen-pengamen ANdai aku jadi kaya Punya uang sejuta-juta Kan ku ajak ayah dan Bunda (Kemana?) Kemana aja, namanya juga orang kaya… Duh.. enaknya jadi orang kaya Beli apa juga bisa Pergi kemana saja bisa (Bisa kaya gak kita ya?) Bisa….. Pasti bisa Asal kita rajin bekerja Bisa….. Pasti bisa Asal rajin menggapai cita Lagu Andai AKu jadi Kaya Andai aku jadi kaya Punya uang sejuta-juta Kan ku beli banyak gitar (untuk apa?) Tak sewa no pengamen-pengamen, Rek.. Untuk download lagu MP3-nya silahkan klik, DISINI ...

CONTOH KONSEP MAJELIS TAKLIM

MAJELIS TAKLIM AL-MUNIR 1.       Profil Majelis Taklim Al Munir a.        Nama Majelis Taklim            : Mejelis TaklimAl-Munir b.       Pendiri                                 : KH. Abdul Qahar, MA c.        Berdiri                                  : Tahun 2013 d.       E-mail Majelis Taklim           : majelistaklimalmunir@gmail.com e.        Alamat         ...

LATIHAN MAKHARIJUL HURUF, SIFAT DAN HUKUM-HUKUM HURUF HIJAIYAH

doc. Pribadi Idhar/ Jelas أَنِىأً مَئِىأً الْمُؤْنِ مِنَ أَاْنَ أَنِ أُوْ أَنْ أَاإِىْ أُوْ باَءْ 1 Iqlab/ Mengubah بَنِباً مَبِىباً الْمُبْنِ مِنَ بَبْنَ بَنِ بُوْ بَنْ بَابِىْ بُوْ بَبْ 2 Ikhfa’ A’la/ Aqrab تَنِتاً مَتِتاً الْمُتْنِ مِنَ تَتْنَ تَنِ تُوْ تَنْ تَاتِىْ تُوْ بَتْ 3 Ikhfa’ Ausath ثَنِثاً مَثِثاً الْمُثْنِ مِنَ ثَثْنَ ثَنِ ثُوْ ثَنْ ثَاثِىْ ثُوْ بَثْ 4 Ikhfa’ Ausath جَنِجاً مَجِجاً الْمُجْنِ مِنَ جَجْنَ جَنِ جُوْجَنْ جَاجِىْ جُوْ بَجْ 5 Idhar/ Jelas حَنِحاً مَحِحاً الْمُحْنِ مِنَ حَحْنَ حَنِ حُوْ حَنْ حَاحِىْ حُوْ بَحْ 6 Idhar/ Jelas خَنِخاً مَخِخاً الْمُخْنِ مِنَ خَخْنَ خَنِ خُوْ خَنْ خَاخِى...

BERPIKIR KRITIS ITU KARENA DILATIH

  Doc. Pribadi Aku ingat saat pertama bertanya di SD kelas tiga. Pertanyaannya sangat sederhana,  bahkan cenderung receh, "Kenapa saat satu baskom nasi dipindah ke piring jadi menggunung, sedangkan jika air yang dipindah begitu malah tumpah?" Jawaban guru itu sangat membekas sampai saat ini, "Masa gitu aja ga tau?" Lalu tertawa dan diikuti tawa teman-teman di kelas. Reaksiku saat itu? BINGUNG. Bertanya-tanya kenapa mereka tertawa? Apa pertanyaannya salah? Atau aku yang salah karena bertanya? Guru itu tak pernah memberi jawaban, sampe aku menemukan jawabannya saat kelas lima di Bab Benda Padat, cair dan gas. Saat SMP pun, hampir serupa setiap bertanya "Kenapa seperti ini?" jawabannya kurang lebih "Ya dari sononya emang begitu," atau nanya ke senior "Kenapa harus begini?" jawabannya seakan nyari aman, "Soalnya kata Bu ini, kata Pak ini begitu," Bahkan pernah bertemu dengan guru yang kalau ditanya akan bilang, "banyak bertan...

Perempuan Ajaib (CERPEN TENTANG MAMA)

  Ilustrasi: Pngtree Ini tentang Mamaku. Perempuan cantik yang menjadi primadona semasa mudanya. Berumur separuh bayapun ia masih terlihat cantik. Lalu, ia jatuh cinta pada seorang pemuda nyentrik, yang kemudian menjadi ayah bagi anak-anaknya. Menjadi ayahku dan kakakku. Mama adalah orang paling cerewet di keluarga kami. Suara lengkingannya terdengar sepanjang hari, apalagi ketika satu benda tidak ia lihat ditempatnya. Bahkan untuk memanggilku saja, ia harus berteriak melengking yang seringkali membuatku kaget. jelaslah, aku hanya beberapa meter dari tempatnya berdiri. Barang pindah tempat, barang hilang, dan semua kekacauan yang terjadi di rumah, aku adalah orang pertama yang akan dituduhnya. Ketika begini, aku menyesali dilahirkan sebagai anak bungsu. Mama orang yang sangat sulit percaya pada orang lain, bahkan padaku, anaknya. Jelas sekali ku ingat, ketika pagi sebelum berangkat sekolah, aku selalu menolak sarapan. Lalu ia akan memberiku uang saku dan menyuruhku membeli sarapan ...