Langsung ke konten utama

HARI KASIH SAYANG UNTUK YANG DICINTA




Sangat romantis ketika melihat seorang kakek yang usianya sudah sangat lanjut, menaruh seikat bunga cantik di atas makam istrinya, tepat pada tanggal 14 pebruari. Cinta yang dimilikinya dari usia muda ternyata tak mudah tergerus masa.
          Dengan pelan sang kakek mengelus pusara istrinya. Menggumam sesuatu lalu tersenyum seolah pusara itu berbentuk seraut wajah.
          Diperjalanan pulang, aku menghampiri kakek itu, mengajaknya bicara. Ku sampaikan bahwa aku salut karena kakek itu masih sempat merayakan hari kasih sayang ini meski sang istri telah tiada.
Dengan sunggingan senyum di wajahnya, kakek itu menjawab,
“Andai kami masih sama-sama. Setiap hari adalah hari kasih sayang buat kami. Tapi, karena kami sudah ada di tempat yang berbeda dan badan kakek suda sakit-sakitan, Kakek wajib ke sini tiap Hari ulang tahunnya, dan peringatan pernikahan kami, apapun yang terjadi, termasuk hari ini,” ujarnya. Aku terenyuh.
“Jadi, Hari valentin juga hari wajib, Kek?”
Sekali lagi kekek itu tersenyum, menepuk pundakku, lalu berkata, “Ini peringatan kematian istri kakek.” Sekali lagi aku terenyuh. Kakek itu berlalu dari hadapanku.
Kemudian aku berpikir, ketika mMasuk bulan Pebruari, segala sesuatu yang identik dengan Cinta mulai laris manis. Entah itu bunga, coklat, boneka, bahkan warna pink menjadi special.
          Valentine’s day, Val-day, atau sering disebut sebagai hari kasih sayang begitu special. Dua sejoli mulai mengekspresikan rasa sayang mereka dengan memberikan kado-kado cantik dan lucu di hari yang selalu diperingati tiap 14 Pebruari ini.
          Harusnya, orang-orang itu sperti akek yang tulus dan setia menjaga cintanya dengan benar-benar. Menjadikan hari senin sampai minggu, tanggal 1 sampai 30, bulan januari sampai desember bahkan bulan muharram sampai dzulhijjah adalah hari yang sama, hari untuk mencurahkan kasih sayang pada pasangan.
          Buat apa merayakan tanggal 14 Pebruari kalau kita sendiri gak ada sangkut pautnya dengan tanggal itu. Intinya, tidak ada sejarah apa-apa tentang kita di dalamnya.
          Toh, juga lucu kenapa kita harus meyatakan sayang hanya setahun seklai jika kita bisa melakukannya tiap hari kan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ORIGINAL SOUNTRACK JOSHUA OH JOSHUA LIRIK LAGU (DOWNLOAD JUGA MP3-NYA)

   SOUNDTRACK  Joshua Oh Joshua #1 Lagu Andai AKu jadi Kaya ( Joshua Suherman ft Mega Utami )                                       Andai aku jadi kaya Punya uang sejuta-juta Kan ku beli banyak gitar (untuk apa?) Kan ku sewakan pada pengamen-pengamen ANdai aku jadi kaya Punya uang sejuta-juta Kan ku ajak ayah dan Bunda (Kemana?) Kemana aja, namanya juga orang kaya… Duh.. enaknya jadi orang kaya Beli apa juga bisa Pergi kemana saja bisa (Bisa kaya gak kita ya?) Bisa….. Pasti bisa Asal kita rajin bekerja Bisa….. Pasti bisa Asal rajin menggapai cita Lagu Andai AKu jadi Kaya Andai aku jadi kaya Punya uang sejuta-juta Kan ku beli banyak gitar (untuk apa?) Tak sewa no pengamen-pengamen, Rek.. Untuk download lagu MP3-nya silahkan klik, DISINI ...

CONTOH KONSEP MAJELIS TAKLIM

MAJELIS TAKLIM AL-MUNIR 1.       Profil Majelis Taklim Al Munir a.        Nama Majelis Taklim            : Mejelis TaklimAl-Munir b.       Pendiri                                 : KH. Abdul Qahar, MA c.        Berdiri                                  : Tahun 2013 d.       E-mail Majelis Taklim           : majelistaklimalmunir@gmail.com e.        Alamat         ...

LATIHAN MAKHARIJUL HURUF, SIFAT DAN HUKUM-HUKUM HURUF HIJAIYAH

doc. Pribadi Idhar/ Jelas أَنِىأً مَئِىأً الْمُؤْنِ مِنَ أَاْنَ أَنِ أُوْ أَنْ أَاإِىْ أُوْ باَءْ 1 Iqlab/ Mengubah بَنِباً مَبِىباً الْمُبْنِ مِنَ بَبْنَ بَنِ بُوْ بَنْ بَابِىْ بُوْ بَبْ 2 Ikhfa’ A’la/ Aqrab تَنِتاً مَتِتاً الْمُتْنِ مِنَ تَتْنَ تَنِ تُوْ تَنْ تَاتِىْ تُوْ بَتْ 3 Ikhfa’ Ausath ثَنِثاً مَثِثاً الْمُثْنِ مِنَ ثَثْنَ ثَنِ ثُوْ ثَنْ ثَاثِىْ ثُوْ بَثْ 4 Ikhfa’ Ausath جَنِجاً مَجِجاً الْمُجْنِ مِنَ جَجْنَ جَنِ جُوْجَنْ جَاجِىْ جُوْ بَجْ 5 Idhar/ Jelas حَنِحاً مَحِحاً الْمُحْنِ مِنَ حَحْنَ حَنِ حُوْ حَنْ حَاحِىْ حُوْ بَحْ 6 Idhar/ Jelas خَنِخاً مَخِخاً الْمُخْنِ مِنَ خَخْنَ خَنِ خُوْ خَنْ خَاخِى...

BERPIKIR KRITIS ITU KARENA DILATIH

  Doc. Pribadi Aku ingat saat pertama bertanya di SD kelas tiga. Pertanyaannya sangat sederhana,  bahkan cenderung receh, "Kenapa saat satu baskom nasi dipindah ke piring jadi menggunung, sedangkan jika air yang dipindah begitu malah tumpah?" Jawaban guru itu sangat membekas sampai saat ini, "Masa gitu aja ga tau?" Lalu tertawa dan diikuti tawa teman-teman di kelas. Reaksiku saat itu? BINGUNG. Bertanya-tanya kenapa mereka tertawa? Apa pertanyaannya salah? Atau aku yang salah karena bertanya? Guru itu tak pernah memberi jawaban, sampe aku menemukan jawabannya saat kelas lima di Bab Benda Padat, cair dan gas. Saat SMP pun, hampir serupa setiap bertanya "Kenapa seperti ini?" jawabannya kurang lebih "Ya dari sononya emang begitu," atau nanya ke senior "Kenapa harus begini?" jawabannya seakan nyari aman, "Soalnya kata Bu ini, kata Pak ini begitu," Bahkan pernah bertemu dengan guru yang kalau ditanya akan bilang, "banyak bertan...

Perempuan Ajaib (CERPEN TENTANG MAMA)

  Ilustrasi: Pngtree Ini tentang Mamaku. Perempuan cantik yang menjadi primadona semasa mudanya. Berumur separuh bayapun ia masih terlihat cantik. Lalu, ia jatuh cinta pada seorang pemuda nyentrik, yang kemudian menjadi ayah bagi anak-anaknya. Menjadi ayahku dan kakakku. Mama adalah orang paling cerewet di keluarga kami. Suara lengkingannya terdengar sepanjang hari, apalagi ketika satu benda tidak ia lihat ditempatnya. Bahkan untuk memanggilku saja, ia harus berteriak melengking yang seringkali membuatku kaget. jelaslah, aku hanya beberapa meter dari tempatnya berdiri. Barang pindah tempat, barang hilang, dan semua kekacauan yang terjadi di rumah, aku adalah orang pertama yang akan dituduhnya. Ketika begini, aku menyesali dilahirkan sebagai anak bungsu. Mama orang yang sangat sulit percaya pada orang lain, bahkan padaku, anaknya. Jelas sekali ku ingat, ketika pagi sebelum berangkat sekolah, aku selalu menolak sarapan. Lalu ia akan memberiku uang saku dan menyuruhku membeli sarapan ...