Langsung ke konten utama

SINETRON BAYANGAN ADINDA SCTV


Halo…
SINETRON BAYANGAN ADINDA… Huh, sukaa banget ama sinetron itu, tayangnya sekitar tahun 2003 kalo gak salah (Udah lama yah). Di perankan oleh kak Icha alias Alyssa Soebandono cilik_Ini juga awal mula penulis suka ama Alyssa Soebandono_ dan Haykal Kamil_Ini juga awal mula penulis suka ama Haykal Kamil :P. Ceritanya juga gak ngalor – ngidul, cuma sampe 13 apa 15 episode gitu,.. lupa! Karena udah lama gak nonton, kayaknya juga gak pernah di tayang ulang di TV.
Karena untuk tontonan anank-anak yang masa itu lagi pada suka nyanyi-nyanyi, sinetron ini juga dibuat musical gitu.. ada lagu tiap adegan tertentu.
Ceritanya, tentang dua saudara kembar, yaitu Amanda (Kakak) dan Adinda (Adik)_Dua-duanya diperankan oleh Alyssa Soebandono. Keduanya deket banget tapi si Adinda kemudian meninggal karena kecelakaaan (Diceritakan di episode awal). Kemudian, arwah Adinda (yang selalu pakai gaun warna kuning) selalu mendatangi Amanda, menolongnya, menghiburnya dan pokoknya gitu-gitu deh (Mirip2 ibu peri gitu). Kecelakaan ini sebenarnya ulah salah satu rekan bisnis orangtua Amanda dan Adinda.
Peran antagonisnya bernama Cempaka_lupa siapa pemerannya. Dia ini sirik mulu kerjaannya ama si Amanda. Adegan ayng ku ingat sampe sekarang adalah. Saat itu Amanda dapat peran putri di drama sekolah dan si Roni (Kalo gak salah nama cowoknya_yang diperankan Haykal Kamil) dapat peran pangeran. Si Cempaka ini gak terima dan nelfon Amanda trus boong ke dia kalo gak ada latihan drama. Alhasil Amanda beneran gak dateng, tapi Adinda kemudian muncul dan ngasih tau kalo Cempaka udah boong ama dia.
Abis itu Amandanya ke tempat latihan drama, dan nyanyi-nyayi..
Cempaka banyak bohong…
Cempaka banyak omong
Ia tak tahu malu, Janganlah di tiru…”
Kayaknya begitu deh lirknya. Udah lamaa banget soalnya jadi banyak yang lupa.
 sumber photo: kapanlagi.com

  Lirik openingnya begini nih:
          “Ku berjalan di padang rumput yang menghijau
          Rasakan hangatnya matahari
Bersinar terang ouo…
Kelinci putih berlari kesana kemari
Seakan nikmati indah dunia
Dan seisinya…
Reff: Lihatlah bunga tersenyum gembira
          Dengarlah burung berkicau bernyanyi
          Alangkah bahagia…                                                  
          Kupu-kupu-pun terbang kesana kemari
          Marilah kita, syukuri nikmatnya indah dunia
Yang Tuhan berikan..

Untuk bisa dengerin opening sinetronnya klik download di bawah ini ya,

https://mega.nz/#!C9UBTYIB!sWnSeAyhQxxJeVqNtVr-pXJul94BoD2hj5esl46EjUM

Pengen banget nonton lagi. Yang punya videonya kasih tau ya….




Komentar

Postingan populer dari blog ini

ORIGINAL SOUNTRACK JOSHUA OH JOSHUA LIRIK LAGU (DOWNLOAD JUGA MP3-NYA)

   SOUNDTRACK  Joshua Oh Joshua #1 Lagu Andai AKu jadi Kaya ( Joshua Suherman ft Mega Utami )                                       Andai aku jadi kaya Punya uang sejuta-juta Kan ku beli banyak gitar (untuk apa?) Kan ku sewakan pada pengamen-pengamen ANdai aku jadi kaya Punya uang sejuta-juta Kan ku ajak ayah dan Bunda (Kemana?) Kemana aja, namanya juga orang kaya… Duh.. enaknya jadi orang kaya Beli apa juga bisa Pergi kemana saja bisa (Bisa kaya gak kita ya?) Bisa….. Pasti bisa Asal kita rajin bekerja Bisa….. Pasti bisa Asal rajin menggapai cita Lagu Andai AKu jadi Kaya Andai aku jadi kaya Punya uang sejuta-juta Kan ku beli banyak gitar (untuk apa?) Tak sewa no pengamen-pengamen, Rek.. Untuk download lagu MP3-nya silahkan klik, DISINI ...

CONTOH KONSEP MAJELIS TAKLIM

MAJELIS TAKLIM AL-MUNIR 1.       Profil Majelis Taklim Al Munir a.        Nama Majelis Taklim            : Mejelis TaklimAl-Munir b.       Pendiri                                 : KH. Abdul Qahar, MA c.        Berdiri                                  : Tahun 2013 d.       E-mail Majelis Taklim           : majelistaklimalmunir@gmail.com e.        Alamat         ...

LATIHAN MAKHARIJUL HURUF, SIFAT DAN HUKUM-HUKUM HURUF HIJAIYAH

doc. Pribadi Idhar/ Jelas أَنِىأً مَئِىأً الْمُؤْنِ مِنَ أَاْنَ أَنِ أُوْ أَنْ أَاإِىْ أُوْ باَءْ 1 Iqlab/ Mengubah بَنِباً مَبِىباً الْمُبْنِ مِنَ بَبْنَ بَنِ بُوْ بَنْ بَابِىْ بُوْ بَبْ 2 Ikhfa’ A’la/ Aqrab تَنِتاً مَتِتاً الْمُتْنِ مِنَ تَتْنَ تَنِ تُوْ تَنْ تَاتِىْ تُوْ بَتْ 3 Ikhfa’ Ausath ثَنِثاً مَثِثاً الْمُثْنِ مِنَ ثَثْنَ ثَنِ ثُوْ ثَنْ ثَاثِىْ ثُوْ بَثْ 4 Ikhfa’ Ausath جَنِجاً مَجِجاً الْمُجْنِ مِنَ جَجْنَ جَنِ جُوْجَنْ جَاجِىْ جُوْ بَجْ 5 Idhar/ Jelas حَنِحاً مَحِحاً الْمُحْنِ مِنَ حَحْنَ حَنِ حُوْ حَنْ حَاحِىْ حُوْ بَحْ 6 Idhar/ Jelas خَنِخاً مَخِخاً الْمُخْنِ مِنَ خَخْنَ خَنِ خُوْ خَنْ خَاخِى...

BERPIKIR KRITIS ITU KARENA DILATIH

  Doc. Pribadi Aku ingat saat pertama bertanya di SD kelas tiga. Pertanyaannya sangat sederhana,  bahkan cenderung receh, "Kenapa saat satu baskom nasi dipindah ke piring jadi menggunung, sedangkan jika air yang dipindah begitu malah tumpah?" Jawaban guru itu sangat membekas sampai saat ini, "Masa gitu aja ga tau?" Lalu tertawa dan diikuti tawa teman-teman di kelas. Reaksiku saat itu? BINGUNG. Bertanya-tanya kenapa mereka tertawa? Apa pertanyaannya salah? Atau aku yang salah karena bertanya? Guru itu tak pernah memberi jawaban, sampe aku menemukan jawabannya saat kelas lima di Bab Benda Padat, cair dan gas. Saat SMP pun, hampir serupa setiap bertanya "Kenapa seperti ini?" jawabannya kurang lebih "Ya dari sononya emang begitu," atau nanya ke senior "Kenapa harus begini?" jawabannya seakan nyari aman, "Soalnya kata Bu ini, kata Pak ini begitu," Bahkan pernah bertemu dengan guru yang kalau ditanya akan bilang, "banyak bertan...

Perempuan Ajaib (CERPEN TENTANG MAMA)

  Ilustrasi: Pngtree Ini tentang Mamaku. Perempuan cantik yang menjadi primadona semasa mudanya. Berumur separuh bayapun ia masih terlihat cantik. Lalu, ia jatuh cinta pada seorang pemuda nyentrik, yang kemudian menjadi ayah bagi anak-anaknya. Menjadi ayahku dan kakakku. Mama adalah orang paling cerewet di keluarga kami. Suara lengkingannya terdengar sepanjang hari, apalagi ketika satu benda tidak ia lihat ditempatnya. Bahkan untuk memanggilku saja, ia harus berteriak melengking yang seringkali membuatku kaget. jelaslah, aku hanya beberapa meter dari tempatnya berdiri. Barang pindah tempat, barang hilang, dan semua kekacauan yang terjadi di rumah, aku adalah orang pertama yang akan dituduhnya. Ketika begini, aku menyesali dilahirkan sebagai anak bungsu. Mama orang yang sangat sulit percaya pada orang lain, bahkan padaku, anaknya. Jelas sekali ku ingat, ketika pagi sebelum berangkat sekolah, aku selalu menolak sarapan. Lalu ia akan memberiku uang saku dan menyuruhku membeli sarapan ...