Doc. Pribadi Aku ingat saat pertama bertanya di SD kelas tiga. Pertanyaannya sangat sederhana, bahkan cenderung receh, "Kenapa saat satu baskom nasi dipindah ke piring jadi menggunung, sedangkan jika air yang dipindah begitu malah tumpah?" Jawaban guru itu sangat membekas sampai saat ini, "Masa gitu aja ga tau?" Lalu tertawa dan diikuti tawa teman-teman di kelas. Reaksiku saat itu? BINGUNG. Bertanya-tanya kenapa mereka tertawa? Apa pertanyaannya salah? Atau aku yang salah karena bertanya? Guru itu tak pernah memberi jawaban, sampe aku menemukan jawabannya saat kelas lima di Bab Benda Padat, cair dan gas. Saat SMP pun, hampir serupa setiap bertanya "Kenapa seperti ini?" jawabannya kurang lebih "Ya dari sononya emang begitu," atau nanya ke senior "Kenapa harus begini?" jawabannya seakan nyari aman, "Soalnya kata Bu ini, kata Pak ini begitu," Bahkan pernah bertemu dengan guru yang kalau ditanya akan bilang, "banyak bertan...
Ilustrasi: Pinterest 07/01, Fay bersikap aneh. Semalam ia menghilang tanpa siapapun tau dimana ia berada. Ia membuat khawatir semua orang, tapi ia tak paduli. Baginya akhir-akhir ini dunia membautnya pusing dan tak mengerti. Mmebuat ia harus mengambil sikap paling kekaknakan yang ada dakam dirinya, yakni kabur dari siapapun yang mengenalnya. Siapa sangka? Tanpa dinyana, Fay menginap di rumah seorang yang bahkan sedikitpun tak dikenalnya. Ia bilang ia menginap di rumah itu karen ada tema y6nag mengjaknya. Kesempatan bagus, karena ketika ia berada di tempat asing, ia selalu merasa memasuki dunia baru. Semalman di tempat asing itu, Fay kembal8i berfikir tentang Elisa, seseorang yang selalu mengganggu membuatnya kesal walau gadis itu hanya tersenyum padanya. Baginya Elisa adalah kumpulan dari semua sifat yang tidak disukainya didunia ini. Elisa cantik, tapi bukan itu yang emmbuatnya kesal. Tapi sikap Elisa yang menunjukkan seolah ia tak puas denga dirinya sendiri. Ia dikenal baik, ta...